Lokasi IPA Dekeng milik Perumda Tirta Pakuan. (Foto: Dok. Bogor24.id)
Penulis: Andri Budiman
Editor: Donni Andriawan S
BOGOR KOTA, Bogor24.id - Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor mendapatkan pinjaman sebesar Rp 65 miliar dari bank komersil. Dari nilai pinjaman itu BUMD ini mendapatkan hibah sebesar 30 persen.
Cairnya pinjaman tersebut setelah Pemkot dan DPRD Kota Bogor menyetujuinya, dan rencananya akan digunakan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
“Jadi ada tiga hal yang akan dibiayai oleh program percepatan infrastruktur air minum sesuai Perpres Nomor 46 tahun 2019. Pertama, pembuatan WTP Cipinang Gading untuk ke Mulyaharja dan sekitarnya. Kedua, perbaikan sistem perpipaan. Kemudian, ada beberapa kegiatan dalam hal ini,” ungkap Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirta Pakuan Kota Bogor Rino Indira Gustiawan, Kamis (3/11/2022).
Sementara untuk kegiatan yang ketiga, Rino menjelaskan bahwa pihaknya akan melakukan upaya terhadap penurunan kehilangan air.
"Jadi tiga kegiatan itu akan dilakukan dengan dana pinjaman dari bank komersial. Seperti diketahui peminjaman itu didapatkan tidak hanya subsidi bunga dari pemerintah pusat, tapi Tirta Pakuan juga mendapatkan hibah sebesar 30 persen dari nilai pinjaman tersebut," jelas Rino.
Nilai hibah 30 persen yang akan diterima itu, kata Rino, nantinya akan digunakan untuk menunjang ketiga kegiatan di atas.
Namun, soal cairnya pinjaman itu ia mengatakan jika Perumda Tirta Pakuan tidak menerimanya secara langsung. Melainkan akan dibayarkan kepada pihak ketiga yang mengerjakan proyek pekerjaannya.
“Jadi pihak ketiga akan mengajukan pembayaran, dan bank akan mentransfer pembayaran tersebut sesuai perjanjian yang telah kami buat antara bank dan Tirta Pakuan. Jadi tidak ada satu rupiah pun yang akan di transfer ke rekening Tirta Pakuan. Pembayaran sistem cicilan selama 10 tahun,” jelas Rino.
